1. ALIRAN KLASIKISME

Adalah aliran pemikiran yang muncul di Eropa yang ditandai dengan gaya arsitektur klasik Eropa sekitar tahun 3000 SM ( jaman Yunani ) sampai abad ke – 17 dan 18 ( Jaman Barok dan Rokoko ) dan aliran ini memberi pengaruh kuat kepada kebudayaan saat itu secara keseluruhan.

Pengulangan gaya arsitektur yang dimulai pada abad ke – 18 di Eropa membuktikan bahwa arsitektur klasik masih diminati dan dianggap sebagai karya bermutu tinggi, sehingga gaya arsitektur baru pada jaman itu seakan tenggelam karena tidak memiliki ciri kuat jika dibanding dengan gaya aliran klasikisme.

Pengulangan gaya arsitektur klasik secara utuh atau dominan disebut dengan Neo-klasikisme. Dengan kata lain, Neoklasik adalah gaya arsitektur klasik yang dimunculkan kembali sesudah jaman klasik meskipun dengan konstruksi, material dan kadang fungsi yang berbeda, hal ini disebabkan karena kebutuhan orang akan bangunan dan teknologi yang semakin maju.

Adapun beberapa ciri bangunan ataupun karya seni aliran klasikisme antara lain :
a. dibuat – buat dan berlebihan
b. indah dan molek
c. dekoratif
d. generalisme ( lazim dan umum )
e. kemegahan
f. idealisme dan homosentris
g. rasio menjadi titik tolak seni
h. berkaitan dengan perasaan seseorang
i. mendambakan yang sangat harmonis
j. berusaha memikat hati

Tokoh – tokoh yang berperan penting dalam aliran klasikisme dan neo-klasikisme adalah :
a. Girodet
b. Michelangelo
c. Leonardo Da Vinci
d. Raphael
e. Jacques Louis David Watten
f. Vigeelebrum
g. Jan Ingres

Di Indonesia, aliran neo – klasikisme pertama kali muncul pada masa kolonialisasi Belanda. Akan tetapi penerapan arsitektur klasiknya tidak sama persis dengan kaidah arsitektur klasik Eropa, hal ini disebabkan penyesuaian iklim di Indonesia yang tidak sama dengan Eropa.


Lukisan karya Leonardo Da Vinci


Lukisan karya Michelangelo


Lukisan karya Girodet

2. ALIRAN REALISME

Adalah aliran yang berusaha untuk menampilkan subjek dalam suatu karya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari – hari tanpa adanya tambahan embel – embel atau interpretasi tertentu.

Aliran ini bermula di Perancis pad pertengahan abad ke – 19. Namun sebenarnya karya dengan ide realisme sebenarnya sudah ada pada 2400 SM yang ditemukan di Kota Lothal ( sekarang India )

Realisme menjadi terkenal sebagai gerakan kebudayaan di Perancis, sebagai reaksi terhadap paham romantisme, yang lebih dulu mapan. Gerakan ini berhubungan erat dengan perjuangan sosial, reformasi politik dan demokrasi.

Pada tahun 1840 hingga 1880, aliran realisme mendominasi seni rupa dan sastra di Perancis, Inggris dan Amerika Serikat. Seniman – seniman realis yang terkenal adalah Gustave Courbet dan Jean Francois Millet.

Ciri – ciri dari aliran realisme adalah :
a. Berusaha menampilkan kehidupan sehari – hari dari karakter, suasana, dilema dan objek ( Verisimilitude )
b. Mengabaikan drama – drama teaterikal
c. Mengabaikan subjek – subjek yang tampil dalam ruang yang terlalu luas dan bentuk – bentuk klasik
d. Jujur dan tidak ada manipulasi
e. Menolak idealisme


  Lukisan karya  Jean Francois Millet


        Lukisan karya Gustave Courbet

 

 

Sumber :
http://djonny.sman1pramb-yog.sch.id/?p=167
Gaya bangunan… , Cheviano Eduardo Alputila, FIB UI, 2009

About these ads